.:: life, love and friendship ::.











{July 30, 2009}   Kebaya Part 1

Long weekend 2 minggu yang lalu, aku sengaja ga punya rencana liburan kemana-mana. Masih kepikiran urusan buat my big day. Jadi berusaha fokus sama apa aja yang disiapkan, sekalian bantu-bantu ibuku. Jadi ga semuanya dipikirin sama orang rumah. Aku kebagian ngurusin masalah undangan, seserahan & angsul2 buat si mas, cincin, kebaya. Buat seserahan sama angsul2 aku pikir, bisa lah sambil nyicil dikit-dikit tiap jalan pas weekend sama si mas. Yang paling urgent harus segera dibikin itu justru KEBAYA karena proses jahitnya lama buanget.

Setelah browsing berjam-jam di kantor, akhirnya aku putuskan membeli bahan di  Pasar Mayestik. Berdasarkan hasil survey bloging, numpang baca comment di beberapa blog dan www.weddingku.com, plus saran temen-temen yang udah pernah nyoba cari bahan di pasar Mayestik. Aku bener-bener buta masalah bahan kebaya. Aku ga ngerti bedanya brokat, tile atau sutra. Aku anggep aja semua bahan kebaya itu brokat heuheu :D .  makanya, biar ga keliatan bego2 amat, aku dengan semangat 45 nyari nama bahan buat kebaya. hlah daripada diketawain penjualnya, khan ane malu :P .

Prepare peta buat menuju Pasar Mayestik pun sudah disiapkan. Kenapa aku bawa peta ? (secara masku khan orang jakarta, kenapa juga harus bawa peta). Begini, masku itu adalah orang jakarta yang aneh (menurutku), dia beda sama calon adik iparku. Yang paham dan hapal jalan di Jakarta. Masku tipe orang yang gak mau tau kalau dia ga butuh. Jadi daripada aku kesasar dan kita malah repot sendiri, aku selalu nyiapin peta. Proses menuju pasar Mayestik pun ga berlangsung lancar, karena masku sampe muter taman puring 2 kali, karena salah belokan *huff…payah !*.

Akhirnya tiba juga aku dan si mas di pasar Mayestik tepat pukul 10.00 WIB. Lumayan udah rame pas aku ke sana. Keliling-keliling dulu, karena emang aku ga ngerti dimana toko-toko yang banyak di recommend. Eh pas lagi proses survey harga ngelihat tulisan nama toko “Silk Route”. Hua…ini kan nama salah satu toko yang banyak di recommend kan di blog :D . Langsung ngacir ke toko tersebut dengan harapan nemu bahan yang sesuai sama aku :) . Kebetulan pas sampe di Silk Route, mbak pramuniaga nya baiikkk banget. Dia mau susah-susah ngejelasin ke aku yang buta bahan kebaya dan nyocokin bahan  sama model kebaya yang aku mau. Akhirnya setelah ngobrol sama mbaknya dan diskusi sama masku, pilihan bahan baju buat akad :

  • Tulle warna broken white & benang corneli warna emas 3m, harga 175rb/meter (sebelum diskon harganya 250rb/meter)
  • Tulle polos (untuk bahan kerudung & modifikasi kebaya) 2m, harga 15rb/meter
  • Satin warna broken white (untuk bustier muslim) 1.5m, harga 15rb/meter
  • Kain batik motif Sido Mukti 100rb @ potong.

Huff…pas dihitung-hitung lumayan juga neh harga total baju buat akad. Untunglah, masku baik hati, alhmadulillah…dia semua yang menanggung pembayaran bahan kain buat acara akad pernikahanku, hip hip huray huray.

Read the rest of this entry »



{July 7, 2009}   Pilihanku

Beberapa malam ini, aku sering insomnia, ga tenang banget tidur malem, selalu mimpi buruk. Padahal udah wudlu dan berdoa sebelum tidur, tetep ajah penyakit lamaku kambuh. Memang otakku saat ini complicated dengan semua hal tentang blacklist kerjaan si ibu congkak. Daripada bengong stres sendiri, dengerin MP3 dari speaker multifungsiku. Ada satu lagu yang mengena semalem, lagu Maliq D’Essential yang judulnya Pilihanku . Aku hanya ingat reff nya doang, kira-kira kalo ga salah kaya gini :

Maukah kau ‘tuk menjadi pilihanku
Menjadi yang terakhir dalam hidupku
Maukah kau tuk menjadi yang pertama
Yang slalu ada di saat pagi ku membuka mata

Oh, izinkan aku memilikimu, mengasihimu
Menjagamu, menyayangimu
Memberi cinta, memberi semua yang engkau inginkan
Selama aku mampu aku akan berusaha
Mewujudkan semua impian dan harapan
‘tuk menjadi kenyataan

Reaksi pertamaku, langsung senyum-senyum, ingat siapa yang pernah nyanyi-in lagu ini kalo aku lagi ngambek berat. Iyah sapa lagih kalo bukan si Mas, calon Hubby-ku (InsyaAllah). Sering ngeBTin emang satu orang itu, banyak hal yang “nggak banget” di dia, tapi di situ lah letak kelebihan si Mas. Jodoh memang ga bisa direncanakan oleh manusia. Sekuat kita berusaha mempertahankan satu hubungan, kalo memang Allah belum ridlo, yah ga akan juga dia menjadi soulmate happily ever after.

Diantara banyaknya cobaan dan ujian yang aku hadapi, Mas adalah berkah bagiku, aku bersyukur dia ada di saat aku benar-benar membutuhkan seseorang untuk berbagi semua isi otakku. Saat aku putus asa dengan semua hal tentang pernikahan, dia menawarkan sebuah konsep pernikahan, yang berlandaskan komitmen kejujuran dan kepercayaan, bukan hanya cinta. Aku tau, Mas juga pernah salah, pernah juga membuat aku sedikit tercabik-cabik. Tapi manusia pasti ingin berubah, menjadi lebih baik, demi orang yang dicintainya. Jujur, pada saat menerima tawarannya menjadi calon istrinya, aku belum mencintainya.  Aku berusaha mencintainya, satu paket, semua kekurangan dan kelebihannya sampai saat ini.

Read the rest of this entry »



{July 6, 2009}   Kepercayaan

Selama hidupku aku selalu memegang kepercayaan yang telah orang berikan kepadaku. Menurutku memegang kepercayaan adalah salah satu terberat dalam hidupku. Tapi inilah hidup, dengan kepercayaan pula aku bisa hidup bahagia. Aku adalah orang yang percaya karma, entah itu ada atau tidak. Bukan musyrik, tapi dengan berusaha menyadari bahwa karma itu ada dan hidup itu berputar bagai roda, aku bisa menjaga setiap sikap dan kata-kataku, berusaha menempatkan di posisi orang lain. Jadi aku pun nggak asal berbuat. Sekuat-kuatnya aku menjaga setiap langkah dalam hidupku dengan baik, tetap saja aku pun pernah salah. Tapi aku tidak takut meminta maaf kepada siapapun jika memang aku salah. Aku juga pernah dikecewakan oleh orang lain. Kepercayaan yang aku berikan seolah tidak ada artinya. Tapi aku berusaha mengerti, mencoba berpikir positif pasti dia punya alasan untuk mengkhianati kepercayaanku. Inilah hidupku dan aku juga harus tetap tegak dan berjalan hadapi semua masalah, bagaimana pun sakitnya. Bahkan sekarang aku lagi abu-abu, don’t know how i am, where i am & why it’s happen to me ? Bener-bener lagi “lost in my mind”. Aku pun menikmati fase  hidup ga jelasku dengan terus bertawakal kepadaNya, minta dikuatkan dan diberikan jalan yang terbaik buat semua masalah-masalahku. Inilah bentuk sayang Allah kepadaku, terus diberikan ujian diantara limpahan kebahagian yang diberikanNya, biar aku selalu ingat bahwa hidupku ada ditanganNya dan aku pun pasrah & ikhlas dengan jalan keluar apapun yang nanti diberikanNya.

Aku selalu bekerja jujur & sesuai dengan prosedur yang ada. Tidak pernah sedikitpun terlintas dalam pikiranku, buat tidak jujur, yang ada dalam otak & hatiku, bekerja dengan hati2  & jujur, jangan sampai aku merugikan orang lain. Aku selalu berusaha memegang teguh prinsip yang selama ini selalu aku pegang. Selama ini aku bekerja berdasarkan disposisi & prosedur penanganan masalah sesuai dengan jobdesk-ku. Jika memang aku tidak bisa melaksanakan tugas itu, karena keterbatasanku pasti aku akan berkonsultasi dengan atasan langsungku. Aku tidak pernah berusaha semauku dalam bekerja, karena pekerjaanku menyangkut hajat hidup orang banyak. Pertanggungjawaban atas apa yang aku lakukan dalam bekerja, bukan saja menyangkut nasib orang tertentu, tapi nantinya juga harus aku bertanggung jawabkan dihadapan Allah SWT. Terus terang, aku sering kepikiran jika bekerja tidak sesuai dengan hati kecilku. Rasanya seperti membohongi diri sendiri. Apalagi sampai melakukan kecurangan, MasyaAllah…aku bahkan tidak sanggup melakukan itu.

Read the rest of this entry »



et cetera