.:: life, love and friendship ::.











{April 20, 2009}   Demam Facebook

Situs pertemanan dulu yang paling terkenal dan happening banget adalah Friendster a.k.a FS. Jaman awal aku kuliah di Jogja, tiap ke warnet ga pernah lupa buka FS selain buka YM atau browsing nyari link download-an(lagu, game, film, ebook). Beberapa waktu yang lalu juga banyak muncul situs pertemanan seperti My Space, tapi entah kenapa yang sampai sekarang jadi pesaing utama FS adalah Facebook.  Sekarang FS sudah mulai dilupakan, semua orang di belahan dunia mana aja, lagi kena wabah internasional, demam mesbuk (demam main Facebook a.k.a FB). Ga dimana-mana selalu berusaha exist di FB.  Bahkan saat ga bawa laptop atau ga di depan kompie, saat saya hanya bawa HP Soner K550i yang minimalis tapi berdaya koneksi tinggi, saya pun berusaha exist mesbuk : D . Padahal biasanya cuma OL (online) di YM sekedar chat sama temen biar ga boring aja. Pokoknya apapun dilakukan asal ga mati gaya di tempat yang membosankan :P .

Facebook atau ‘buku wajah’, memang sudah mulai mengalahkan Friendster. Gimana ga kalah, semua hal yang belum ada di Friendster, disediakan sama Facebook. Chatting via FB, berkuis ria (mulai dari yang gelo sampai yang serius), comment di status atau wall atau foto atau hasil kuis yang di publish teman kita, dan yang paling aku suka bisa main game (Restaurant City, Word Challenge, Pet Society, Mafia War dll). Kita juga bisa meng-invite teman buat ikutan kuis atau ga, bisa juga mengcompare result dengan teman kita yang udah ikutan kuis atau game. Satu hal lagi yang buat kita “nyaman” kena demam mesbuk, bisa join group atau became a fans tokoh pujaan kita.

Awal saya menggunakan Facebook, gara-gara seorang teman yang sudah lama banget ga ketemu nanya via YM  ‘lo punya FB ga ?‘. Akhirnya dengan suka rela saya membuka account di FB, demi kelancaran komunikasi dengan teman yang sudah hampir 15 tahun g ngobrol pa lagi ketemu. Baru saya aktif di account FB, udah ada link orang-orang yang saya kenal. Generate langsung dari email yang kita gunakan. Yah lumayan lah buat nambah list teman. Belum ada satu bulan saya pake FB, udah ada 100 orang lebih list friend-ku. Lebih cepet dari FS loh hehe. Fakta inilah yang bikin orang berpindah dari FS ke FB. Lebih cepat menemukan orang-orang yang kita cari dari kehidupan masa lalu kita.

Read the rest of this entry »



{April 13, 2009}   Berdamai Dengan Masa Lalu

Bulan november tahun kemarin, Jakarta masih ga jelas cuacanya, panas-hujan bergantian. Cuaca yang acak-acakan sama seperti hatiku setelah mengambil keputusan terbesar dalam hidupku. Aku juga masih sibuk-sibuknya nemenin adeknya My X-Man buat daftar CPNS. Waktu itu juga, aku memutuskan untuk berpisah dari My X-Man. Berat memang, tapi alhamdulillah…aku masih bisa melewatinya dengan semua kewarasan otakku. Aku menganggap keluarga My X-Man seperti keluargaku juga, sampai sekarang aku tetap menjaga silaturahmi ini dengan baik. Aku sudah mengubur semua ketidaknyamanan dan sakit hatiku. Yang ada sekarang hanya rasa bahagia masih bisa berteman baik dengan My X-Man, walaupun itu pasti sulit, apalagi aku yang sekarang sudah memutuskan mempunyai komitmen serius dengan Masku. Dua laki-laki yang aku kenal baik dan mereka sangat menghargai keberadaan satu sama lain di hatiku. Itu yang bisa membuatku sedikit tenang. Setidaknya aku selalu jujur dengan keduanya, bagaimana posisi keduanya di hatiku sampai sekarang.

Pernah pada suatu saat, aku kangen dengan My X-Man. Sampai sekarang, aku juga masih chatting, kadang juga masih sms dan beberapa kali pernah aku telpon dia. Ga tau sampe kapan aku begini. Yang kadang buat aku merasa bersalah, Masku ga pernah marah saat tau aku masih menyayangi My X-Man. Dia terlalu baik buatku. Walaupun aku dulu pernah disakiti sama Masku, tapi aku ga mau menyakiti dia, dengan alasan apapun. Apalagi aku sudah berkomitmen sama dia. Aku juga berusaha keras untuk bisa mencintainya, apa adanya dia, satu paket lengkap dengan kelebihan sekaligus kekurangannya. Aku ga mau dibandingkan dengan orang lain. Aku pun berusaha ga membandingkan Masku dengan My X-Man. Mereka dua orang yang berbeda, punya cara berbeda juga. Satu kesamaan mereka, sangat menyayangiku, sampai mereka mau berkorban perasaannya, menghormati posisi masing-masing di hatiku, demi kebaikanku, tanpa protes.

Read the rest of this entry »



{April 8, 2009}   Gembok Pagar Kos Sialan!

Beberapa hari yang lalu, bu kos tempat aku tinggal, membeli mobil baru. Avanza hitan, blom ada plat nomornya plus kursinya masih pake plastik, blom di robek. Karena dia ketakutan itu mobil ilang, pager kosan yang semula bebas gembok, jadi digembok dengan sukses. Ibu kos punya 4 kunci gembok, tapi yang dikasih cuma yg bawa mobil sama motor. Karena aku ga punya kendaraan, jadi aku tidak diberikan otoritas memegang kunci gembok pagar kosan. Jadi kalo mau masuk ke kosan, geser pager yang lebarnya ke samping kanan, kemudian loncatlah aku, melewati rantai pagar kosan yang digembok (bisa bayangin kan hehe). Tapi beruntunglah temanku yang di lantai atas (aku tinggal di lantai atas dengan 4 teman kosan), dia bawa mobil jadi dikasih kunci sama si bu kos, meminjami aku kuncinya buat diduplikat. Aku butuh duplikat karena si masku bawa motor, nha kalo mau main ke kosanku, masak motornya ta suruh ninggal di kantor, ya gak mungkin toh.

Dua hari yang lalu, aku masih lancar membuka pagar kosan dan mengunci kembali dengan sukses. Semalem aku mulai kesulitan. Gemboknya udah mulai longgar, kunci udah diputer berkali-kali juga ga bisa. Akhirnya aku nyerah dan bu kos yang bisa membukanya. Sambil ngomel-ngomel tentunya :D . Yah biarin aja lah…yang penting bisa dibuka itu pager, dan masku bisa taruh motornya di garasi kosan. Pas masku dateng, saatnya menutup kembali gembok yang sudah di lock sama si bu kosan. Saat itu, masku agak kesusahan juga membuka, tapi alhamdulillah setelah pake feeling, bisa juga dia *mmuuaahh honey bunny*. Eh pas lagi ngobrol di ruang tamu di lantai atas sama si mas dan mbak dian, mas kuncoro temen kosku yang bawa mobil dateng, minta di bukain pagar kos. Dengan cepat, si mas membuka gembok pagar, tanpa masalah.

Malamnya, sekitar jam 10 malam, masku mau pulang. Saatnya membuka gembok pagar kosan yang penuh dengan masalah. Masku kutak kutik itu gemboknya sampe setengah jam berdua sama aku, ga bisa buka, tau kenapa. Sepertinya agak longgar gemboknya, jadi kunci ga bisa ngelock pas banget seperti pas awal aku membukanya. Setengah jam sampe si mas kehujanan, bajunya basah, mukanya udah keliatan capek banget, tetep itu itu gembok pager sialan ga bisa dibuka. Akhirnya aku minta tolong dengan temen kosan yang di lantai bawah, mas udin dan mas syaiful namanya. Mereka berdua juga sampe pasrah ga bisa ngebuka, 15 menit mereka nyoba buka, tapi ga ada hasil. Ini dilakukan dengan 1 kunci asli dan 3 kunci duplikat, yang semuanya pada beberapa jam sebelumnya bisa dipake buat buka gembok pagar kos yang super duper menyiksa penghuni kosan.

Read the rest of this entry »



et cetera