.:: life, love and friendship ::.











{July 7, 2009}   Pilihanku

Beberapa malam ini, aku sering insomnia, ga tenang banget tidur malem, selalu mimpi buruk. Padahal udah wudlu dan berdoa sebelum tidur, tetep ajah penyakit lamaku kambuh. Memang otakku saat ini complicated dengan semua hal tentang blacklist kerjaan si ibu congkak. Daripada bengong stres sendiri, dengerin MP3 dari speaker multifungsiku. Ada satu lagu yang mengena semalem, lagu Maliq D’Essential yang judulnya Pilihanku . Aku hanya ingat reff nya doang, kira-kira kalo ga salah kaya gini :

Maukah kau ‘tuk menjadi pilihanku
Menjadi yang terakhir dalam hidupku
Maukah kau tuk menjadi yang pertama
Yang slalu ada di saat pagi ku membuka mata

Oh, izinkan aku memilikimu, mengasihimu
Menjagamu, menyayangimu
Memberi cinta, memberi semua yang engkau inginkan
Selama aku mampu aku akan berusaha
Mewujudkan semua impian dan harapan
‘tuk menjadi kenyataan

Reaksi pertamaku, langsung senyum-senyum, ingat siapa yang pernah nyanyi-in lagu ini kalo aku lagi ngambek berat. Iyah sapa lagih kalo bukan si Mas, calon Hubby-ku (InsyaAllah). Sering ngeBTin emang satu orang itu, banyak hal yang “nggak banget” di dia, tapi di situ lah letak kelebihan si Mas. Jodoh memang ga bisa direncanakan oleh manusia. Sekuat kita berusaha mempertahankan satu hubungan, kalo memang Allah belum ridlo, yah ga akan juga dia menjadi soulmate happily ever after.

Diantara banyaknya cobaan dan ujian yang aku hadapi, Mas adalah berkah bagiku, aku bersyukur dia ada di saat aku benar-benar membutuhkan seseorang untuk berbagi semua isi otakku. Saat aku putus asa dengan semua hal tentang pernikahan, dia menawarkan sebuah konsep pernikahan, yang berlandaskan komitmen kejujuran dan kepercayaan, bukan hanya cinta. Aku tau, Mas juga pernah salah, pernah juga membuat aku sedikit tercabik-cabik. Tapi manusia pasti ingin berubah, menjadi lebih baik, demi orang yang dicintainya. Jujur, pada saat menerima tawarannya menjadi calon istrinya, aku belum mencintainya.  Aku berusaha mencintainya, satu paket, semua kekurangan dan kelebihannya sampai saat ini.

Read the rest of this entry »



{July 6, 2009}   Kepercayaan

Selama hidupku aku selalu memegang kepercayaan yang telah orang berikan kepadaku. Menurutku memegang kepercayaan adalah salah satu terberat dalam hidupku. Tapi inilah hidup, dengan kepercayaan pula aku bisa hidup bahagia. Aku adalah orang yang percaya karma, entah itu ada atau tidak. Bukan musyrik, tapi dengan berusaha menyadari bahwa karma itu ada dan hidup itu berputar bagai roda, aku bisa menjaga setiap sikap dan kata-kataku, berusaha menempatkan di posisi orang lain. Jadi aku pun nggak asal berbuat. Sekuat-kuatnya aku menjaga setiap langkah dalam hidupku dengan baik, tetap saja aku pun pernah salah. Tapi aku tidak takut meminta maaf kepada siapapun jika memang aku salah. Aku juga pernah dikecewakan oleh orang lain. Kepercayaan yang aku berikan seolah tidak ada artinya. Tapi aku berusaha mengerti, mencoba berpikir positif pasti dia punya alasan untuk mengkhianati kepercayaanku. Inilah hidupku dan aku juga harus tetap tegak dan berjalan hadapi semua masalah, bagaimana pun sakitnya. Bahkan sekarang aku lagi abu-abu, don’t know how i am, where i am & why it’s happen to me ? Bener-bener lagi “lost in my mind”. Aku pun menikmati fase  hidup ga jelasku dengan terus bertawakal kepadaNya, minta dikuatkan dan diberikan jalan yang terbaik buat semua masalah-masalahku. Inilah bentuk sayang Allah kepadaku, terus diberikan ujian diantara limpahan kebahagian yang diberikanNya, biar aku selalu ingat bahwa hidupku ada ditanganNya dan aku pun pasrah & ikhlas dengan jalan keluar apapun yang nanti diberikanNya.

Aku selalu bekerja jujur & sesuai dengan prosedur yang ada. Tidak pernah sedikitpun terlintas dalam pikiranku, buat tidak jujur, yang ada dalam otak & hatiku, bekerja dengan hati2  & jujur, jangan sampai aku merugikan orang lain. Aku selalu berusaha memegang teguh prinsip yang selama ini selalu aku pegang. Selama ini aku bekerja berdasarkan disposisi & prosedur penanganan masalah sesuai dengan jobdesk-ku. Jika memang aku tidak bisa melaksanakan tugas itu, karena keterbatasanku pasti aku akan berkonsultasi dengan atasan langsungku. Aku tidak pernah berusaha semauku dalam bekerja, karena pekerjaanku menyangkut hajat hidup orang banyak. Pertanggungjawaban atas apa yang aku lakukan dalam bekerja, bukan saja menyangkut nasib orang tertentu, tapi nantinya juga harus aku bertanggung jawabkan dihadapan Allah SWT. Terus terang, aku sering kepikiran jika bekerja tidak sesuai dengan hati kecilku. Rasanya seperti membohongi diri sendiri. Apalagi sampai melakukan kecurangan, MasyaAllah…aku bahkan tidak sanggup melakukan itu.

Read the rest of this entry »



{April 20, 2009}   Demam Facebook

Situs pertemanan dulu yang paling terkenal dan happening banget adalah Friendster a.k.a FS. Jaman awal aku kuliah di Jogja, tiap ke warnet ga pernah lupa buka FS selain buka YM atau browsing nyari link download-an(lagu, game, film, ebook). Beberapa waktu yang lalu juga banyak muncul situs pertemanan seperti My Space, tapi entah kenapa yang sampai sekarang jadi pesaing utama FS adalah Facebook.  Sekarang FS sudah mulai dilupakan, semua orang di belahan dunia mana aja, lagi kena wabah internasional, demam mesbuk (demam main Facebook a.k.a FB). Ga dimana-mana selalu berusaha exist di FB.  Bahkan saat ga bawa laptop atau ga di depan kompie, saat saya hanya bawa HP Soner K550i yang minimalis tapi berdaya koneksi tinggi, saya pun berusaha exist mesbuk : D . Padahal biasanya cuma OL (online) di YM sekedar chat sama temen biar ga boring aja. Pokoknya apapun dilakukan asal ga mati gaya di tempat yang membosankan :P .

Facebook atau ‘buku wajah’, memang sudah mulai mengalahkan Friendster. Gimana ga kalah, semua hal yang belum ada di Friendster, disediakan sama Facebook. Chatting via FB, berkuis ria (mulai dari yang gelo sampai yang serius), comment di status atau wall atau foto atau hasil kuis yang di publish teman kita, dan yang paling aku suka bisa main game (Restaurant City, Word Challenge, Pet Society, Mafia War dll). Kita juga bisa meng-invite teman buat ikutan kuis atau ga, bisa juga mengcompare result dengan teman kita yang udah ikutan kuis atau game. Satu hal lagi yang buat kita “nyaman” kena demam mesbuk, bisa join group atau became a fans tokoh pujaan kita.

Awal saya menggunakan Facebook, gara-gara seorang teman yang sudah lama banget ga ketemu nanya via YM  ‘lo punya FB ga ?‘. Akhirnya dengan suka rela saya membuka account di FB, demi kelancaran komunikasi dengan teman yang sudah hampir 15 tahun g ngobrol pa lagi ketemu. Baru saya aktif di account FB, udah ada link orang-orang yang saya kenal. Generate langsung dari email yang kita gunakan. Yah lumayan lah buat nambah list teman. Belum ada satu bulan saya pake FB, udah ada 100 orang lebih list friend-ku. Lebih cepet dari FS loh hehe. Fakta inilah yang bikin orang berpindah dari FS ke FB. Lebih cepat menemukan orang-orang yang kita cari dari kehidupan masa lalu kita.

Read the rest of this entry »



{April 13, 2009}   Berdamai Dengan Masa Lalu

Bulan november tahun kemarin, Jakarta masih ga jelas cuacanya, panas-hujan bergantian. Cuaca yang acak-acakan sama seperti hatiku setelah mengambil keputusan terbesar dalam hidupku. Aku juga masih sibuk-sibuknya nemenin adeknya My X-Man buat daftar CPNS. Waktu itu juga, aku memutuskan untuk berpisah dari My X-Man. Berat memang, tapi alhamdulillah…aku masih bisa melewatinya dengan semua kewarasan otakku. Aku menganggap keluarga My X-Man seperti keluargaku juga, sampai sekarang aku tetap menjaga silaturahmi ini dengan baik. Aku sudah mengubur semua ketidaknyamanan dan sakit hatiku. Yang ada sekarang hanya rasa bahagia masih bisa berteman baik dengan My X-Man, walaupun itu pasti sulit, apalagi aku yang sekarang sudah memutuskan mempunyai komitmen serius dengan Masku. Dua laki-laki yang aku kenal baik dan mereka sangat menghargai keberadaan satu sama lain di hatiku. Itu yang bisa membuatku sedikit tenang. Setidaknya aku selalu jujur dengan keduanya, bagaimana posisi keduanya di hatiku sampai sekarang.

Pernah pada suatu saat, aku kangen dengan My X-Man. Sampai sekarang, aku juga masih chatting, kadang juga masih sms dan beberapa kali pernah aku telpon dia. Ga tau sampe kapan aku begini. Yang kadang buat aku merasa bersalah, Masku ga pernah marah saat tau aku masih menyayangi My X-Man. Dia terlalu baik buatku. Walaupun aku dulu pernah disakiti sama Masku, tapi aku ga mau menyakiti dia, dengan alasan apapun. Apalagi aku sudah berkomitmen sama dia. Aku juga berusaha keras untuk bisa mencintainya, apa adanya dia, satu paket lengkap dengan kelebihan sekaligus kekurangannya. Aku ga mau dibandingkan dengan orang lain. Aku pun berusaha ga membandingkan Masku dengan My X-Man. Mereka dua orang yang berbeda, punya cara berbeda juga. Satu kesamaan mereka, sangat menyayangiku, sampai mereka mau berkorban perasaannya, menghormati posisi masing-masing di hatiku, demi kebaikanku, tanpa protes.

Read the rest of this entry »



{April 8, 2009}   Gembok Pagar Kos Sialan!

Beberapa hari yang lalu, bu kos tempat aku tinggal, membeli mobil baru. Avanza hitan, blom ada plat nomornya plus kursinya masih pake plastik, blom di robek. Karena dia ketakutan itu mobil ilang, pager kosan yang semula bebas gembok, jadi digembok dengan sukses. Ibu kos punya 4 kunci gembok, tapi yang dikasih cuma yg bawa mobil sama motor. Karena aku ga punya kendaraan, jadi aku tidak diberikan otoritas memegang kunci gembok pagar kosan. Jadi kalo mau masuk ke kosan, geser pager yang lebarnya ke samping kanan, kemudian loncatlah aku, melewati rantai pagar kosan yang digembok (bisa bayangin kan hehe). Tapi beruntunglah temanku yang di lantai atas (aku tinggal di lantai atas dengan 4 teman kosan), dia bawa mobil jadi dikasih kunci sama si bu kos, meminjami aku kuncinya buat diduplikat. Aku butuh duplikat karena si masku bawa motor, nha kalo mau main ke kosanku, masak motornya ta suruh ninggal di kantor, ya gak mungkin toh.

Dua hari yang lalu, aku masih lancar membuka pagar kosan dan mengunci kembali dengan sukses. Semalem aku mulai kesulitan. Gemboknya udah mulai longgar, kunci udah diputer berkali-kali juga ga bisa. Akhirnya aku nyerah dan bu kos yang bisa membukanya. Sambil ngomel-ngomel tentunya :D . Yah biarin aja lah…yang penting bisa dibuka itu pager, dan masku bisa taruh motornya di garasi kosan. Pas masku dateng, saatnya menutup kembali gembok yang sudah di lock sama si bu kosan. Saat itu, masku agak kesusahan juga membuka, tapi alhamdulillah setelah pake feeling, bisa juga dia *mmuuaahh honey bunny*. Eh pas lagi ngobrol di ruang tamu di lantai atas sama si mas dan mbak dian, mas kuncoro temen kosku yang bawa mobil dateng, minta di bukain pagar kos. Dengan cepat, si mas membuka gembok pagar, tanpa masalah.

Malamnya, sekitar jam 10 malam, masku mau pulang. Saatnya membuka gembok pagar kosan yang penuh dengan masalah. Masku kutak kutik itu gemboknya sampe setengah jam berdua sama aku, ga bisa buka, tau kenapa. Sepertinya agak longgar gemboknya, jadi kunci ga bisa ngelock pas banget seperti pas awal aku membukanya. Setengah jam sampe si mas kehujanan, bajunya basah, mukanya udah keliatan capek banget, tetep itu itu gembok pager sialan ga bisa dibuka. Akhirnya aku minta tolong dengan temen kosan yang di lantai bawah, mas udin dan mas syaiful namanya. Mereka berdua juga sampe pasrah ga bisa ngebuka, 15 menit mereka nyoba buka, tapi ga ada hasil. Ini dilakukan dengan 1 kunci asli dan 3 kunci duplikat, yang semuanya pada beberapa jam sebelumnya bisa dipake buat buka gembok pagar kos yang super duper menyiksa penghuni kosan.

Read the rest of this entry »



et cetera